Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

CHAPTER 23 : FINAL DECISION

Saya punya kebiasaan untuk update surat resign tiap bulan selama saya bekerja (saya lakukan setiap minggu selama 8 tahun bekerja). Ada dua alasan yang melatar belakangi hal ini: 1) Perusahaan bisa menendang keluar saya karena kinerja saya jadi saya sudah siap saat itu terjadi, atau 2) Saya bisa keluar sewaktu-waktu karena keinginan saya sendiri. Untungnya point ke-2 ini yang menjadi alasan saya untuk resign. Begitu berita saya mengundurkan diri tersebar banyak atasan dari divisi lain dan rekan kerja yang menanyakan: “Emang sudah dapat gantinya?” Saya jawab: “belum ada, dan saya belum berpikiran ke sana kalaupun sudah saya mau coba merintis bisnis sendiri”. Lalu mereka bertanya kembali: “kalo belum ada kenapa resign? kalo kerja sendiri mah ndak bisa dapet gaji setinggi ini.” Ada juga yang memberikan tanggapan absurd: ”Mau kerja di mana kamu? ndak bakal ada perusahaan laen yang mau menerima kamu selain di sini.”Lalu saya jawab: “Itu mah bapak kali….” (dalam angan-angan saya saja karena t...