CHAPTER 21 : MEKANISME PB BKL DAN PB DC
Bagi pemula
yang sedang mempelajari retail, sharing knowledge ini akan sangat bermanfaat.
Silahkan memahami lebih lanjut.
Permintaan Barang Retail
dibagi menjadi dua macam: 1) PB Otomatis BKL dan 2) PB Otomatis DC.
Kita bahas
PB Otomatis BKL versi saya terlebih dahulu :
•
Setiap
tutup toko, data akan secara otomatis diproses.
•
EDP akan
absen data all toko.
•
Data PB
akan diupload oleh EDP di web rekap cabang di hari berikutnya.
•
Seller akan
check PB BKL di web yang sudah disediakan.
•
Supplier
periapkan barang dan penjadwalan pengiriman barangnya.
Apakah PBO
BKL ini bisa diintervensi? Tentu saja bisa, hanya saja effort yang kita gunakan
sangat besar sekali. Karena harus mempertimbangkan PKM toko, stock toko, minor
toko, PBO yang muncul di toko dan juga jadwal kirim seller ke toko-tokonya.
Jadi itulah mengapa PBO BKL ini cukup complicated.
Sistem PBO
BKL tersebut sangat terkait ke perhitungan PKM toko dan kemunculan PBO di
tokonya. Seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya, PB Toko akan muncul tiap
minggu dengan jumlah toko yang berbeda. Syarat yang harus dipenuhi supaya PB
muncul adalah : PB ≥ Minor (minimal 75% minor).
Berikut ini
penjelasan PB Otomatis DC versi saya:
•
Setiap
tutup toko, data akan secara otomatis diproses.
•
EDP akan
absen data all toko.
•
Data PB
akan diupload oleh EDP di sistem cabang di hari berikutnya.
•
MD akan
check PO Otomatis yang terbentuk di system ORACLE.
•
MD kemudian
akan download lalu selanjutnya diteruskan ke supplier.
•
Supplier
periapkan barang dan penjadwalan pengiriman barangnya.
Sekali lagi
saya tegaskan di sini, untuk setiap retail akan menggunakan sistem ordering
yang berbeda-beda jadi tidak selalu sama dengan sistem yang dijelaskan di atas.
Sekian pembahasan dari saya semoga terbantu dalam memahami Permintaan Barang di retail saat ini. Terima Kasih.
Komentar
Posting Komentar