CHAPTER 04 : Merchandiser Development Perishable

Merchandiser Development adalah istilah keren dari pembelian (devinisi by lfebrian). Apa itu merchandiser development? singkatnya adalah suatu bagian yang memastikan ketersediaan barang mulai dari gudang supplier hingga barang sampai di toko-toko sesuai dengan standar yang sudah ditentukan. Sebenarnya di retail sudah ada bagian purchasing sendiri dan tujuannya lebih ke arah pemenuhan barang internal perusahaan.

Menjadi seorang Merchandiser Development (MD) ini gampang-gampang susah. Gampangnya adalah kita bisa menentukan produk yang akan kita mainkan di toko, relasi luas, pemahaman akan suatu produk akan bertambah luas (qualitas, bentuk & kemasan, harga bahkan perusahaan tempat pabrik dibuat). 

Bagian paling susah untuk kerjaan MD ini adalah job desk yang sangat luas baik itu secara finance, operasional, maupun administrasi. 

  • Finance, MD harus paham benar perihal masalah-masalah keuangan yang dihadapi oleh internal maupun finance supplier. Hal ini terkait koordinasi keuangan ke dua belah pihak.  Selain itu MD harus paham tentang masalah rebate dan trading term. 
  • Operasional, MD harus paham alur produk supplier sampai dengan kiriman ke toko, pemahaman ini digunakan untuk pengambilan keputusan secara taktis apabila terjadi kendala di alur tersebut. Sebagai contoh apabila system PB otomatis tidak berjalan normal, kita sudah ada solusi untuk menghadapi kondisi ini.
  • Administrasi, MD harus paham benar terkait pembuatan surat, input data / olah data serta kemampuan analisis data supaya keputusan yang diambil nantinya tidak merugikan ke dua belah pihak. Skill MS Excell di sini sangat berperan penting walaupun perusahaan sudah mempunyai program sendiri seperti ORACLE maupun SAP. Program hanya membantu menampilkan data-data saja selanjutnya untuk mempermudah pemahaman kita maupun atasan kita data tersebut harus kita olah kembali.
  • Selain 3 point di atas, MD harus siap masuk kerja saat libur karena system yang membutuhkan operasional manusia (masuk hari libur biasa maupun libur nasional). Saya sendiri mengalami kondisi ini sejak tahun 2011 hingga tahun 2013. 

Perishable secara definisi adalah barang yang mudah rusak atau tidak tahan lama. Biasanya umur produknya dalam hitungan jam, hari bahkan minggu. Sebagai contoh produknya  adalah : roti, kue basah, fresh bakery, telur, meat and poultry, yoghurt dan masih banyak macamnya.

Bisa dibayangkan jika MD dan perishable ini digabungkan, secara definisi saja sudah rumit apalagi secara mekanismenya. Karena karakteristiknya item perishable mempunyai penanganan yang berbeda-beda sehingga sistemnya juga dibuat berbeda-beda. 

Poin penting menjadi MD di sini adalah cara kita berkomunikasi ke setiap bagian karena manusia itu makhluk yang unik (ada yang santai, ada yang pemarah, ada yang sopan, ada yang menjengkelkan dan banyak lagi).

Dan dari divisi ini saya belajar bahwa banyak orang-orang luar biasa tersebar di luar sana. Sekian dulu pembahasan dari saya, sampai bertemu di ulasan saya yang lain. Sekian share dari saya dan terima kasih. 

Komentar