CHAPTER 02 : Divisi Fresh Bakery
Setelah selesai menjalani masa training 1 bulan dan
dinyatakan lulus, saya kemudian tanda tangan kontrak untuk 1 tahun ke depan.
Awalnya saya merasa gamang, karena setelah tanda tangan kontrak saya tidak bisa
keluar sewaktu-waktu jadi waktu itu akhirnya saya jalani saja dengan gagah
berani.
Saya melanjutkan petualangan kerja saya masih sebagai MT
operational untuk menangani roti fresh. Kala itu roti fresh masih belum
berkembang seperti sekarang ini karena kala itu roti belum merupakan suatu
kebutuhan praktis. Banyak orang masih membeli roti konvensional seperti roti
tawar karena bisa digunakan untuk beberapa ahri ke depan dan bukan sekali
makan.
Perbedaan roti konvensional dengan roti fresh adalah :
- Roti konvensional itu punya expired date (tanggal kadaluarsa) selama tiga atau empat hari. Semakin banyak pengawet di dalam kandungan roti, biasanya akan semakin lama umur rotinya.
- Roti fresh itu punya expired date yang lumayan cepat yaitu hanya 24 jam. Biasanya di toko akan diberikan informasi jam bakar untuk roti tersebut.
Pertama mulai di roti fresh ini saya belajar sebagai baker
dan penempatan berpindah dari satu toko ke toko lain di seluruh jakarta. Bekerja
sebagai baker banyak sekali mengandalkan ketrampilan teknis seperti: pemahaman
terhadap item yang dijual, bagaimana cara administrasi order bahan baku juga
bahan pembantu serta penawaran ke konsumen terkait item yang saya buat
sebelumnya.
Selain pengetahuan administrasi kita juga harus menguasai
pengetahuan teknik seperti paham struktur frozen dough, teknik FIFO bahan
sampai proses oven item yang akan dijual. Semuanya masih dilakukan secara
manual dan belum menggunakan Standar Operating Prosedur (SOP). Setelah
pengamatan demi pengamatan dilalui, training demi training dijalani dan masalah
demi masalah dilalui akhirnya saya mulai membuat suatu dokumentasi terkait
pekerjaan yang saya lakukan. Dokumentasi ini akhirnya menjadi suatu panduan
untuk
Standart Operating Prosedure (SOP) yang baku. SOP yang saya
buat ini ada dua bagian :
- SOP internal untuk Baker berisi tentang aktivitas baker. Isinya lebih banyak terkait prosedur kerja harian baker di toko.
- SOP pengoperasian Oven berisi panduan pengaturan suhu oven untuk masing-masing oven. Isinya terkait waktu oven baker saat proses bakar roti di toko.
- SOP untuk kiriman bahan baku dari supplier. Isinya terkait dengan proses administrasi bahan baku di toko.
Tanpa adanya SOP yang
jelas akan sangat berbahaya apalagi
untuk karyawan yang baru masuk karena karyawan baru masuk biasanya masih
kebingungan dengan kerjaanya. Maka dengan SOP ini akan memudahkan karyawan baru
supaya cepat beradaptai dengan kerjaan mereka.
Sekian dan terima kasih.
Komentar
Posting Komentar